Tips menulis Puisi [3]: Baca!
21 October 2009 by hlasmana
Pada tips sebelumnya saya telah berbagi tentang bagaimana menulis puisi dengan teknik “Copy the Master” juga tentang pemilihan, penempatan, dan penggunaan kata dalam puisi. Kali ini saya ingin kembali mengingatkan memberi satu tips penting yaitu bahwa “kekayaan” kata yang kita miliki akan sangat berpengaruh terhadap isi puisi yang dibuat. Oleh karena itu bagi siapapun yang suka dan ingin memiliki kemampuan menulis puisi dengan baik maka biasakanlah membaca.
Sebagai salah satu kunci dan peluru untuk berkarya dalam kegiatan tulis menulis, membaca amatlah penting. Membaca ibarat energi pada tubuh yang berasal dari hidangan sarapan pagi saat beraktifitas di siang hari. Maka sebagai penulis sipapun harus membiasakan diri membaca. Entah itu berita surat kabar, majalah, atau karya sastra pada umumnya. Bahkan bila perlu cari artikel yang membahas kritik sastra guna menambah wawasan. Dengan membaca, kita dapat semakin mengenal ragam gaya tulisan dan gaya penceritaan. Meski tak langsung berpengaruh, kelak kebiasaan membaca akan sangat berguna bagi penulis dalam mengembangkan ide yang terlintas menjadi untaian kata-kata. Jadi jika Anda berniat serius menjadi penulis perhatikan bacaan Anda dan rutinlah membaca.
Saya rasa cukuplah sementara ini tips menulis puisi dari saya, sekiranya ada yang perlu ditambahkan kelak akan saya tulis segera.
Selamat berkarya!
Atas Nama Cinta
Penulis: Hary Lasmana *)
Atas nama cinta seorang lelaki meninggalkan anak istrinya
Menantang samudera
Membelah ombak
Mencicipi asin dan manis perjalanan terpilih
Untuk mereka yang dicintainya
Atas nama cinta seorang lelaki bertengkar dengan diri kembarnya
Menjajal nyala bulan di malam kelam
Meneriaki terik matahari
Ia bertarung dengan mimpi
Atas nama cinta seorang lelaki berdiri
Kembali pulang menemui anak dan isteri
Dengan karung bekal kehidupan bagi buah hati
Juga sisa mimpi yang ia hancurkan
Atas nama cinta, seorang lelaki memilih menjadi pria sejati
Atas alasan dan tujuan yang sama
Dan dengan cinta yang sama ia kembali menghadap-Nya
Jakarta, 26 Februari 2009
ditulis di: HLasmana’s Sonnet XVII
*) penulis adalah juara faforit lomba penulisan puisi BINUS BOOK FAIR 2003 dan aktifitas saat ini selain menjadi blogger juga menjadi penulis lepas






Berkunjung
bener bgt tuhh mas… saya klo abis baca suka latah jd pengen nulis .. hihihi
@kotakATIKata… ayo dong cerita suka baca apa dan contoh tulisannya biar yg lain bisa ikut belajar menulis
seperti pengalamanmu
Saya setuju sekali kalau aktifitas baca tulis itu sangat berkaitan dengan yg namanya membaca. Kalau saya sih tidak pandai menulis puisi tapi karena melihat cara menulis puisi disini nanti saya coba deh. Trims tipsnya
Terima kasih, syukurlah kalau tulisannya bermanfaat. Memang hubungan kegiatan membaca dan menulis tak dapat dipisahkan satu sama lain, keduanya berkaitan erat. Nanti kalau sudah jadi puisinya jangan lupa dipasang di blog supaya dibaca dam dikomentari yang lain. Siapa tahu ternyata diam-diam kamu berbakat.
info bagus nieh…. thank’s